Good House Keeping
Dr. Andi Sugiarto, SpRM Seksologi Semarang
Hp 081 2291 0565
Memperbaiki hubungan yang retak. Pasutri yang pernah mengalami goncangan dalam rumah tangga, misalnya perselingkuhan, kebangkrutan, anak yang narkoba, KDRT, penyakit, kecelakaan,dll perlu memperbaiki hubungannya agar harmonis kembali. Dalam hal ini seks dapat mempercepat pulihnya relasi antar suami istri yang pernah kena prahara rumah tangga. Seks akan menimbulkan rasa dekat dan erat dalam kehidupan keduanya, juga dengan kenikmatan yang didapat, akan menambah semangat hidup. Tentu saja problem utamanya harus diselesaikan juga. Langkah 1. Suami istri tetap tinggal satu kamar, jangan pisah ranjang. Langkah 2. Keduanya tetap makan bareng satu meja. Langkah 3. Memutus kontak dengan orang ketiga yang menjadi akar masalah. Langkah 4. Pergi dolan bareng anak-anak, ngobrol dengan mereka bareng dengan pasangan. Itu 4 langkah dulu ya…. Mulai saja dengan langkah 1-4. Senyum dulu ya…!
Dr. Andi Sugiarto, SpRM Seksologi Semarang
Good Housekeeping, Agustus 2013
Dr. Andi Sugiarto, SpRM Seksologi Semarang
HP 081 2291 0565
Praktek : Jalan Cinde Barat No. 13 Semarang, Senin sampai dengan Jumat Pk 11.00 – 20.00, Sabtu Pk 10.00 – 16.00
Lari Pagi : Badan Sehat Ereksi Semangat!
Mau lari pagi tapi sulit dan malas memulai? Ya, ayo kita mulai dengan 3 langkah mudah.

Seorang istri mengeluhkan sudah 5 bulan ini gairah suami kurang, jadi jarang berhubungan. Bila biasanya bisa 2-3x seminggu tapi karena menurunnya gairah menjadi hanya 2-3 minggu sekali. Bagaimana Cara meningkatkan gairah suami…?
Gairah seksual dapat dipengaruhi oleh faktor penyakit fisik dan faktor psikis. Faktor penyakit fisik misalnya akibat peredaran darah ke arah organ vital yang kurang lancar, ini disebabkan sumbatan pembuluh darah, pengerasan dinding arteri, sehingga aliran darah yang masuk ke penis kurang banyak, sehingga ereksi tidak dapat keras dan kencang. Akibatnya terjadi disfungsi ereksi dan tidak dapat berhubungan intim dengan memuaskan.
Penyakit kencing manis dan tekanan darah tinggi dapat membuat pengerasan dinding arteri ini. Juga kolesterol yang tinggi serta kegemukan, menimbulkan sumbatan lemak pada pembuluh darah.
Kurangnya kadar hormon testosteron dapat membuat gairah menurun secara drastis. Ini disebabkan peningkatan usia, tiap tahun ada penurunan kadar testosteron sekitar 1 persen. Tapi bila kita bisa menjaga kadar hormon ini, maka gairah tetap tinggi.
Kegemukan juga merupakan faktor risiko terjadinya kekurangan hormon testosteron dan penurunan gairah seksual. Ini termasuk kumpulan sindroma metabolik, yang dipicu oleh gaya hidup yang kurang aktif, banyak makan lemak jenuh, kurang istirahat, kurang makan serat dan banyak gula/ manis.
Faktor psikis bisa berupa rasa kurang pede, minder, tekanan ekonomi, status sosial dan pekerjaan istri yang lebih tinggi dari suami. Faktor lingkungan seperti keadaan rumah yang sempit, sehingga tidur sekamar dengan anak, jadi suami tidak leluasa saat melakukan hubungan suami istri, bila terjadi berulang-ulang akan mengganggu juga.
Penanganan:
Dokter akan memberikan obat untuk penyebab fisik dan psikis. Diberikan obat penurun kadar gula darah, penurun kolesterol, penurun darah tinggi. Juga bisa ditambahkan hormon testosteron sehingga kadarnya normal atau tinggi.
Disarankan untuk menepati jadwal olahraga dan juga mengatur makanan sehingga banyak makan serat, rendah lemak dan minyak, serta rendah karbohidrat, dan mengurangi makanan/ minuman manis. Bisa diberikan akupuntur atau tusuk jarum untuk membantu peningkatan kadar hormon ini. Tidur dan istirahat harus cukup, sekitar 6-8 jam sehari. Sebetulnya langkah di atas cukup sederhana, jadi penurunan gairah seksual bisa diatasi sejak awal dan tidak berlarut-larut. Segeralah berkonsultasi dengan dokter.