Passion To Action

brosur

Passion To Action With Harry Xiao

Change Your Passion Into Massive Action & Make Money Doing What You Love

18 – 19 April 2015

Harga Tiket :

Gold : Rp 400.000,-

VIP : Rp 800.000,-

 

Reservasi and more information :

Venta

083 838 929 510

54E9F17A

Hubungan Pasutri Hambar?

birahi, cakra tv, desire, disfungsi ereksi, doctor love, dokter cinta, dokter rehab medik, dokter rehabilitasi medik, dokter seks, dokter seksologi, dokter seksual, dokter seksualitas, dokter sex, dr andi, dr andi semarang, dr Andi Sugiarto, dr cinta, dr enjoy, dr love, dr rehabilitasi medik, dr seks, dr seks semarang, ejakulasi dini, erectile dysfunction, erection, ereksi, famous sex doctor, fertilitas, fertility, fluor albus, gairah, genital, hubungan intim, hubungan suami istri, impotensi, indonesian sex doctor, indonesian sexologist, intercourse, kedokteran fisik dan rehabilitasi, kelamin, kepuasan seksual, keputihan, last longer, love, mani, marriage, medical blogger, nafsu, orgasm, orgasme, passion, pasutri, penis, physical medicine, pm&r, rehab, rehab medik indonesia, rehab medik semarang, rehab seks, rehab seksual, rehab sex, rehab your sex life, rehabilitasi, rehabilitasi medik, rehabilitasi seksual, rehabilitation, seks, seksolog indonesia, seksolog semarang, seksologi, seksologi indonesia, seksual, semarang, semarang sex doctor, sex, sex doctor, sex iq, sex rehab, sexual intercourse, sexual rehab, sexual rehabilitation, sexual satisfaction, sperm, sperm sperma, sperma, spkfr, sprm, subur, sugiarto, Tagged andi, tahan lama, vagina

Tanya dr Andi:

Saya dan istri sudah nikah 13 tahun, Saya merasa akhir-akhir ini hubungan kami biasa-biasa saja, tapi cenderung membosankan. Saya merasa jenuh dan semakin jarang melakukan hubungan suami istri. Usia saya 43 tahun, istri usia 36 tahun. Rasanya saya hanya sebatas menjalankan kewajiban sebagai suami saja. Dalam 3 bulan terakhir, saya kurang dapat memuaskan istri dan kurang ketegangan alat vital saya. Bisakah ini diobati agar kembali normal dok? Matur nuwun.

(KS di Smg)

 

Jawab dr Andi:

Kadang suami istri bisa jenuh karena beberapa faktor:

  1. rutinitas di pekerjaan, sehari hari. Ini bisa dikurangi dengan mencari sisi yang menarik dari pekerjaan itu, bisa membagi waktu antara pekerjaan dan istirahat, serta mengerjakan tugas dengan lebih variatif dan kreatif, jadi tidak membosankan. Pekerjaan yang menarik akan berpengaruh terhadap kehidupan seksual yang lebih menyenangkan juga.
  2. Kurangnya komunikasi , ngobrol dan guyon dengan pasangan, ini bisa disebabkan karena salah satu terlalu serius dan jarang bercanda sehingga suasana kaku dan monoton. Ini bisa diperbaiki dengan berusaha banyak ngobrol, mulai dengan membicarakan apa yang terjadi di kantor, di jalan, cerita lucu yang diingat, tontonan yang ada di tv,
  3. Tidak mau mencoba cara baru dalam berhubungan intim. Orang cenderung tidak mau mencoba cara baru karena dianggap cara lama sudah yang paling enak. Tapi ini menyebabkan tidak ada sensasi baru, sehingga lama kelamaan rasanya itu-itu saja dan biasa saja. Ini bisa diatasi dengan mencoba posisi baru, mencoba tempat baru, misalnya di hotel atau berwisata berdua seperti saat bulan madu dulu. Coba memakai pakaian yang lebih menantang gairah pasangan, memakai wewangian yang disukai, serta menrubah dekorasi tempat tidur dan kamar.
  4. Tanpa ekspresi saat bercinta, ini akan mengurangi kenyamanan dan kurang memberikan semangat pada pasangan. Ini bisa diatasi dengan : lebih ekspresif pada saat berhubungan intim, misalnya mengeluarkan desahan, raut wajah yang menggambarkan hal yang disukai, serta gerakan yang lebih bersemangat.
  5. Bila ada disfungsi seksual pada pasangan, tentunya harus dikonsultasikan ke dokter. Setelah diperiksa dan dicari penyebabnya oleh dokter, bisa diberikan obat untuk mengatasi disfungsinya.

 

Cegah Pelecehan Seksual Pada Anak

	 Tagged andi, birahi, cakra tv, desire, disfungsi ereksi, doctor love, dokter cinta, dokter rehab medik, dokter rehabilitasi medik, dokter seks, dokter seksologi, dokter seksual, dokter seksualitas, dokter sex, dr andi, dr andi semarang, dr Andi Sugiarto, dr cinta, dr enjoy, dr love, dr rehabilitasi medik, dr seks, dr seks semarang, ejakulasi dini, erectile dysfunction, erection, ereksi, famous sex doctor, fertilitas, fertility, fluor albus, gairah, genital, hubungan intim, hubungan suami istri, impotensi, indonesian sex doctor, indonesian sexologist, intercourse, kedokteran fisik dan rehabilitasi, kelamin, kepuasan seksual, keputihan, last longer, love, mani, marriage, medical blogger, nafsu, orgasm, orgasme, passion, pasutri, penis, physical medicine, pm&r, rehab, rehab medik indonesia, rehab medik semarang, rehab seks, rehab seksual, rehab sex, rehab your sex life, rehabilitasi, rehabilitasi medik, rehabilitasi seksual, rehabilitation, seks, seksolog indonesia, seksolog semarang, seksologi, seksologi indonesia, seksual, semarang, semarang sex doctor, sex, sex doctor, sex iq, sex rehab, sexual intercourse, sexual rehab, sexual rehabilitation, sexual satisfaction, sperm, sperm sperma, sperma, spkfr, sprm, subur, sugiarto, tahan lama, vagina

tanya dr. Andi :

Dok, akhir-akhir ini banyak terjadi pelecehan seksual pada anak, ada pedofil yang berkeliaran dan memakan korban. Saya sebagai ibu dari 2 anak, merasa waswas dan khawatir. Bagaimana tipsnya untuk mencegah dan mendeteksi pelecehan seksual pada anak. Terimakasih dr Andi.

Fs  di Semarang

Jawab dr Andi:
Pelecehan seksual pada anak bisa dilakukan oleh pedofil ataupun bukan pedofil. Pedofilia adalah suatu penyimpangan seksual dimana pelakunya lebih terangsang secara seksual terhadap anak-anak (berarti belum mengalami pubertas) daripada terhadap orang dewasa. Pelakunya disebut: pedofil, ini adalah suatu tindakan yang melanggar hukum pidana.
Pedofil dapat melakukannya dengan beberapa cara: 1. Dengan kekerasan dan/ atau paksaan, bahkan sampai melukai dan membunuh korbannya. 2. Dengan bujuk rayu dan hadiah/ upah. Keduanya juga termasuk tindak pidana dan melanggar hukum.
Pedofil ada yang heteroseksual (korbannya anak yang berlainan jenis) dan ada yang homoseksual (korbannya anak yang sesama jenis). Jadi, istilah pedofil bukan otomatis berarti homoseksual.
Mengapa seseorang bisa jadi pedofil? Ada berbagai macam faktor, walaupun belum tentu disebabkan karena faktor itu. Misalnya:  bisa karena dulu pernah dilecehkan secara seksual pada waktu masih anak-anak, bisa karena trauma berhubungan seksual dengan orang dewasa, pernah disakiti oleh orang dewasa, kemudian menganggap anak sebagai makhluk yang masih murni dan tidak mungkin menyakiti seperti orang dewasa, bisa juga karena faktor gangguan kejiwaan.
Bagaimana kita mencegah anak-anak kita menjadi sasaran pedofil? Perlu untuk dekat dengan anak-anak dan sering-sering bertanya. Sebagai pembukaan, tanyakan kepada anak apakah ada yang suka memegang-megang pipi, wajah, dan bagian tubuh yang sensitif seperti dada, paha, bokong, alat vital. Apakah ada yang suka menggoda dengan kata-kata yang saru. Apakah ada yang suka memangku-mangku dan suka meraba-raba. Semua pertanyaan ini memang tidak spesifik, tapi sebagai pertanyaan awal saja. Semoga saja jawabannya: tidak ada. Tapi bila ada, kita bisa mengorek lebih jauh, dan memastikan apakah terjadi pelecehan seksual atau tidak.

Dikutip dari Radar Semarang tanggal 9 Juni 2014

Dr. Andi Sugiarto, SpRM Seksologi Semarang