Kok Kecil…???????

 birahi, cakra tv, desire, disfungsi ereksi, doctor love, dokter cinta, dokter rehab medik, dokter rehabilitasi medik, dokter seks, dokter seksologi, dokter seksual, dokter seksualitas, dokter sex, dr andi, dr andi semarang, dr Andi Sugiarto, dr cinta, dr enjoy, dr love, dr rehabilitasi medik, dr seks, dr seks semarang, ejakulasi dini, erectile dysfunction, erection, ereksi, famous sex doctor, fertilitas, fertility, fluor albus, gairah, genital, hubungan intim, hubungan suami istri, impotensi, indonesian sex doctor, indonesian sexologist, intercourse, kedokteran fisik dan rehabilitasi, kelamin, kepuasan seksual, keputihan, last longer, love, mani, marriage, medical blogger, nafsu, orgasm, orgasme, passion, pasutri, penis, physical medicine, pm&r, rehab, rehab medik indonesia, rehab medik semarang, rehab seks, rehab seksual, rehab sex, rehab your sex life, rehabilitasi, rehabilitasi medik, rehabilitasi seksual, rehabilitation, seks, seksolog indonesia, seksolog semarang, seksologi, seksologi indonesia, seksual, semarang, semarang sex doctor, sex, sex doctor, sex iq, sex rehab, sexual intercourse, sexual rehab, sexual rehabilitation, sexual satisfaction, sperm, sperm sperma, sperma, spkfr, sprm, subur, sugiarto, Tagged andi, tahan lama, vaginaGOOD HOUSEKEEPING edisi Februari 2011

Dr. Andi Sugiarto, SpRM Seksologi Semarang

Hp 081 2291 0565

praktek  :

Senin sampai dengan Jumat Pk 11.00 – 20.00

Sabtu Pk 10.00 – 16.00

 

www.drandi.com

klik

Nyeri Saat Berhubungan

 birahi, cakra tv, desire, disfungsi ereksi, doctor love, dokter cinta, dokter rehab medik, dokter rehabilitasi medik, dokter seks, dokter seksologi, dokter seksual, dokter seksualitas, dokter sex, dr andi, dr andi semarang, dr Andi Sugiarto, dr cinta, dr enjoy, dr love, dr rehabilitasi medik, dr seks, dr seks semarang, ejakulasi dini, erectile dysfunction, erection, ereksi, famous sex doctor, fertilitas, fertility, fluor albus, gairah, genital, hubungan intim, hubungan suami istri, impotensi, indonesian sex doctor, indonesian sexologist, intercourse, kedokteran fisik dan rehabilitasi, kelamin, kepuasan seksual, keputihan, last longer, love, mani, marriage, medical blogger, nafsu, orgasm, orgasme, passion, pasutri, penis, physical medicine, pm&r, rehab, rehab medik indonesia, rehab medik semarang, rehab seks, rehab seksual, rehab sex, rehab your sex life, rehabilitasi, rehabilitasi medik, rehabilitasi seksual, rehabilitation, seks, seksolog indonesia, seksolog semarang, seksologi, seksologi indonesia, seksual, semarang, semarang sex doctor, sex, sex doctor, sex iq, sex rehab, sexual intercourse, sexual rehab, sexual rehabilitation, sexual satisfaction, sperm, sperm sperma, sperma, spkfr, sprm, subur, sugiarto, Tagged andi, tahan lama, vagina

Tanya:

Dr Andi,

Pada waktu berhubungan intim dengan suami, organ intim saya saya terasa sakit dan perih, jadi sulit untuk menikmati. Saat ‘cawik’ , Miss V terasa panas. Apakah ini penyakit dok? Mohon solusinya.

 Ny S di Smg.

Jawab dr Andi:

Kita mengenal istilah medis: dispareunia, yaitu nyeri genital yang menetap atau berulang yang terjadi tepat sebelum, selama atau setelah berhubungan seksual dan yang menyebabkan penderita dan pasangannya terganggu.

 Sebetulnya cukup banyak dialami, yaitu 1 di antara 5 perempuan mengalami nyeri pada organ genitalnya tepat sebelum, selama atau setelah berhubungan seksual.

Penyebab secara umum:

  1.  Kurangnya cairan pelumas atau lubrikasi. Sering disebabkan karena foreplay yang kurang. Kurangnya lubrikasi juga umumnya disebabkan oleh penurunan kadar estrogen setelah menopause, setelah melahirkan atau selama menyusui.
  2. Cedera, trauma atau iritasi, dapat meliputi cedera atau iritasi akibat kecelakaan, operasi panggul, episiotomy
  3. Peradangan, infeksi atau kelainan kulit. Infeksi pada daerah genital atau saluran kemih dapat menyebabkan Dispareunia. Eksim atau masalah kulit lainnya di daerah genital juga bisa menjadi masalah.
  4. Vaginismus, yaitu kejang otot-otot dinding vagina yang tak terkendali.Infeksi kuman dan jamur sekitar vagina.
  5.  Gangguan pada organ dalam seperti endometriosis, radang panggul, prolaps rahim, retroversi rahim, uterine fibroids, cystitis, sindrom iritasi usus, wasir dan kista ovarium.
  6. Infeksi rahim atau leher rahim tuba falopi dapat menyebabkan nyeri yang terasa di bagian dalam rongga panggul.

Emosi sangat terkait dengan aktivitas seksual dan berperan atas setiap jenis rasa sakit seksual. Faktor emosional meliputi:

  1. Masalah kejiwaan seperti kecemasan, depresi, kekhawatiran tentang penampilan fisik, dan ketidaknyamanan.
  2. Stres. Otot dasar panggul sangat sensitif terhadap stres. Jadi stres dapat menyebabkan hubungan seksual yang menyakitkan.
  3. Terkadang sulit untuk mengetahui apa saja kah faktor-faktor psikologis yang terkait dengan dispareunia. Nyeri awal dapat menyebabkan ketakutan rasa sakit akan berulang, sehingga sulit untuk rileks dan dapat menyebabkan rasa sakit yang lebih.

Dokter mungkin akan mengajarkan terapi seksual bersama pasangan

Pasangan mungkin dapat meminimalkan rasa sakit dengan beberapa perubahan rutinitas seksual:

  1. Beralih posisi. Jika nyeri dialami selama dorongan penetrasi, penis mungkin menekan serviks atau otot-otot dasar panggul sehingga menyebabkan sakit atau nyeri perut. Mengubah posisi dapat membantu mengatur kedalaman penetrasi yang baik.
  1. Bicarakan dengan pasangan tentang apa yang terasa baik dan apa yang tidak.
  1. Foreplay lebih lama dapat membantu merangsang pelumasan alami. Rasa sakit dapat dikurangi dengan menunda penetrasi sampai wanita benar-benar merasa terangsang.
  1. Dokter akan merekomendasikan gel pelicin yang berbahan dasar air (water-based).

 

Obat dan terapi

Bila ada infeksi, dokter akan meresepkan antimikroba, atau anti jamur serta anti parasit.

  1. Terapi Estrogen. Bagi kebanyakan wanita menopause, dispareunia disebabkan oleh pelumasan yang tidak memadai akibat tingkat estrogen yang rendah. Ini dapat diobati dengan krim estrogen.
  2.  Terapi Desensitisasi. Selama terapi, ibu dapat belajar latihan relaksasi vagina yang dapat mengurangi nyeri. Dokter akan mengajarkan latihan penguatan otot dasar panggul (latihan Kegel) atau teknik lainnya untuk mengurangi rasa sakit sewaktu hubungan seksual.
  3.  Konseling atau terapi seks. Jika seks telah terasa menyakitkan untuk waktu yang lama, anda dan pasangan mungkin mengalami respons emosional yang negatif terhadap rangsangan seksual. Bila ogah terhadap seks, lebih baik ibu segera berkonsultasi ke dokter.

Dr. Andi Sugiarto, SpRM Seksologi Semarang

Dikutip dari www.drAndi.com .

klik http://www.dokterandi.com/2015/04/16/drseks-dokter-andi-sugiarto-nyeri-berhubungan/

 

Sulit Orgasme

 birahi, cakra tv, desire, disfungsi ereksi, doctor love, dokter cinta, dokter rehab medik, dokter rehabilitasi medik, dokter seks, dokter seksologi, dokter seksual, dokter seksualitas, dokter sex, dr andi, dr andi semarang, dr Andi Sugiarto, dr cinta, dr enjoy, dr love, dr rehabilitasi medik, dr seks, dr seks semarang, ejakulasi dini, erectile dysfunction, erection, ereksi, famous sex doctor, fertilitas, fertility, fluor albus, gairah, genital, hubungan intim, hubungan suami istri, impotensi, indonesian sex doctor, indonesian sexologist, intercourse, kedokteran fisik dan rehabilitasi, kelamin, kepuasan seksual, keputihan, last longer, love, mani, marriage, medical blogger, nafsu, orgasm, orgasme, passion, pasutri, penis, physical medicine, pm&r, rehab, rehab medik indonesia, rehab medik semarang, rehab seks, rehab seksual, rehab sex, rehab your sex life, rehabilitasi, rehabilitasi medik, rehabilitasi seksual, rehabilitation, seks, seksolog indonesia, seksolog semarang, seksologi, seksologi indonesia, seksual, semarang, semarang sex doctor, sex, sex doctor, sex iq, sex rehab, sexual intercourse, sexual rehab, sexual rehabilitation, sexual satisfaction, sperm, sperm sperma, sperma, spkfr, sprm, subur, sugiarto, Tagged andi, tahan lama, vagina

GOOD HOUSEKEEPING April 2010

Sulit Orgasme

Saya baru menikah enam bulan. Sejak malam pertama, saya tidak  menikmati proses penetrasi  sehingga sulit orgasme. Adakah yang salah dengan saya?

Saya sudah menikah sembilan tahun dan memiliki 2 orang anak. Umur saya 28 tahun dan suami 35 tahun.Pola makan suami cukup bagus, namun belakangan keinginan berhubungan intimnya berkurang. Ereksipun hanya bertahan tiga – empat menit, dan lebih sering masturbasi. Adakah cara untuk kembali seperti dulu?

Kami menikah 8 tahun, tapi setiap berhubungan intim, saya tidak pernah mengeluarkan cairan  seperti suami yang mengeluarkan sperma? Apa ini penyebab kami belum mempunyai keturunan?

Dokter, saya belum lama ini mengetahui  ada kondom untuk wanita. Perlukah saya mengkhawatirkan keamanannya, khususnya bagi kesehatan saya?

Dr. Andi Sugiarto, SpRM Seksologi Semarang

www.drandi.com

klik http://www.dokterandi.com/2015/04/16/drseks-dokterandi-sugiarto-semarangsulit-orgasme/

Sulit Memuaskan Istri

2015 04 15 Sulit puas

Tanya:

Dr Andi,

Bagaimana caranya dapat meningkatkan kualitas ereksi, masalahnya saya seringkali tidak dapat menunaikan kewajiban terhadap istri. Saya usia 42 tahun, istri usia 34 tahun. Saya punya darah tinggi dan ada keturunan kencing manis. Terimakasih.

Rg di Smg.

 

Jawab dr Andi:

Penurunan kualitas ereksi bisa diakibatkan oleh disfungsi ereksi. Ini problem yang akhir-akhir ini banyak diderita oleh pria usia 40-50 tahun. Disfungsi ereksi ialah ketidak mampuan seorang pria untuk mencapai ereksi dan/atau mempertahankan ereksi itu sampai tercapai hubungan seksual yang memuaskan kedua pihak. Jadi ini berarti bahwa bisa saja seorang pria tidak bisa ereksi sama sekali, ataupun bisa ereksi pada awalnya, tapi sebelum hubungan seksual itu selesai, ereksinya sudah layu atau turun. Atau bisa juga bisa ereksi tapi kurang keras. kalau sudah begini, biasanya ejakulasi pun menjadi cepat dan kurang terkontrol, sehingga sang istri belum mencapai klimaks yang diinginkan tapi suami sudah ejakulasi.

Disfungsi ereksi bisa disebabkan oleh penyakit yang mendasari dan juga ditunjang oleh gaya hidup yang kurang aktif, serta tekanan psikologis yang timbul dalam pekerjaan, kehidupan suami istri, atau di lingkungan sosial.

Penyakit darah tinggi atau hipertensi ditandai dengan tensi 140/90 atau lebih. Ini akan menyebabkan pembuluh darah di penis yang menyerupai anyaman halus akan mengalami tekanan yang tinggi, sehingga akibatnya katup-katup di pembuluh vena akan mudah mengalami kebocoran (venous leakage).

Juga pembuluh darah lebih mudah mengalami pengerasan pada dindingnya (aterosklerosis). Ini mengakibatkan penis tidak bisa membesar secara maksimal dan tidak bisa keras.

Penyakit kencing manis atau diabetes melitus ditandai dengan sering kencing, dan mudah lapar dan haus.

Ini diakibatkan karena zat gula/ glukosa di dalam darah tidak bisa dimanfaatkan atau tidak bisa masuk kedalam sel. Padahal sel tubuh membutuhkan glukosa untuk energinya. Jadi kadar gula dalam pembuluh darah meninggi, tapi sel tubuh kita mengalami kelaparan. Ini membuat banyak gangguan.

Bila terjadi dalam sel saraf, akan terjadi neuropati diabetik yang artinya saraf dalam tubuh tidak menghantarkan impuls atau sinyal secara baik. Sering terjadi saraf tepi pada tungkai mengalami gangguan, sehingga kaki terasa tebal, gringgingen/ kesemutan, sampai tidak terasa sama sekali/ baal.

Pada saraf tepi yang mempersarafi daerah kelamin, hantaran impuls juga akan menurun sehingga ereksi juga akan sulit terjadi.

Penyakit yang lain adalah tingginya kadar kolesterol dan trigliserid. Ini akan mengakibatkan pembuluh darah mudah tersumbat oleh timbunan lemak. LDL kolesterol merupakan lemak yang ‘jahat’, harus dilawan dengan tingginya kadar HDL kolesterol yang merupakan lemak yang ‘baik’. HDL bisa dinaikkan bila kita banyak makan ikan laut, dan omega 3, 6 dan 9.

Tekanan psikologis juga bisa menyebabkan disfungsi ereksi yang tergantung keadaan dan siapa yang dihadapi. Seringkali rasa jenuh terhadap pasangan dapat menurunkan kualitas ereksi.

Dulu dianggap semua disfungsi ereksi disebabkan gangguan psikologis, tapi sekarang ternyata diketahui bahwa penyebab dari faktor psikologis hanyalah sekitar 20-25% saja.

Kadar hormon testosteron yang menurun juga bisa mengakibatkan disfungsi ereksi. Hormon testosteron berfungsi menjaga kinerja fungsi seksual dengan memperbaiki kerusakan pada daerah genital.

Selain itu juga dapat memperbaiki peredaran darah di daerah organ vital.

Bila mengalami disfungsi ereksi, bapak perlu berkonsultasi dengan dokter. dokter mungkin menyarankan untuk memeriksakan darah ke laboratorium seperti: kadar gula darah puasa dan 2 jam setelah makan, profil lipid darah, kadar hormon testosteron.

Setelah diperiksa dan diketahui penyebab disfungsi ereksinya, maka dokter bisa jadi akan memberikan obat bagi penyakit penyebabnya.

Bila kurang jelas, bisa klik www.drAndi.com