Istri Sulit ” Diajak”, Cinderung ” Dingin”

birahi, cakra tv, desire, disfungsi ereksi, doctor love, dokter cinta, dokter rehab medik, dokter rehabilitasi medik, dokter seks, dokter seksologi, dokter seksual, dokter seksualitas, dokter sex, dr andi, dr andi semarang, dr Andi Sugiarto, dr cinta, dr enjoy, dr love, dr rehabilitasi medik, dr seks, dr seks semarang, ejakulasi dini, erectile dysfunction, erection, ereksi, famous sex doctor, fertilitas, fertility, fluor albus, gairah, genital, hubungan intim, hubungan suami istri, impotensi, indonesian sex doctor, indonesian sexologist, intercourse, kedokteran fisik dan rehabilitasi, kelamin, kepuasan seksual, keputihan, last longer, love, mani, marriage, medical blogger, nafsu, orgasm, orgasme, passion, pasutri, penis, physical medicine, pm&r, rehab, rehab medik indonesia, rehab medik semarang, rehab seks, rehab seksual, rehab sex, rehab your sex life, rehabilitasi, rehabilitasi medik, rehabilitasi seksual, rehabilitation, seks, seksolog indonesia, seksolog semarang, seksologi, seksologi indonesia, seksual, semarang, semarang sex doctor, sex, sex doctor, sex iq, sex rehab, sexual intercourse, sexual rehab, sexual rehabilitation, sexual satisfaction, sperm, sperm sperma, sperma, spkfr, sprm, subur, sugiarto, Tagged andi, tahan lama, vagina

Radar Semarang, 10 Maret 2013

Tanya dr Andi:
Istri saya seringkali sulit diajak berhubungan dok, alasannya capek, tidak mood, ngantuk, pusing kepala, dan seringkali menganggap saya pikirannya hanya ‘kesitu’ saja. Padahal saya sering mengalah, biasanya 2 minggu sekali, bahkan pernah 3 minggu tidak kumpul. Saat berhubungan pun, istri inginnya dirangsang memakai tangan dulu, setelah ia klimaks baru saya melakukan, itu pun istri ingin buru-buru selesai. Alasannya sudah malam, ngantuk. Kami nikah 4 tahun. Dari pertama nikah pun, istri tidak begitu semangat dengan seks. Menurut saya ia ‘dingin’. Bagaimana meningkatkan gairahnya dok? apakah ada caranya atau apakah ada obatnya? Terimakasih dr Andi.
B di Smg.

Jawab dr Andi:
Gairah seksual wanita atau disebut libido tergantung dari beberapa hal, yaitu kesehatan fisik secara umum, kesehatan organ reproduksi, keadaan psikologis, serta pengalaman seksual sebelumnya.
Faktor psikologis
Secara umum, gairah seksual pria sangat cepat. Dimulai dengan respons seksual, munculnya hasrat, kemudian gairah dan nafsu yang diakhiri orgasme. Pada wanita, gairah itu naik perlahan-lahan dan sangat berhubungan dengan ikatan emosional, perasaan disayang, barulah kemudian muncul gairah dan ketertarikan pada seks.
Faktor usia
Pada usia muda, dan biasanya pada periode sebelum pernikahan, wanita  bisa memiliki gairah cukup tinggi. Tapi setelah periode emas itu terlewati, misalnya setelah memiliki anak, kebanyakan seks menjadi prioritas yang kesekian. Pada usia 35 tahun, ketika anak sudah sekolah, ditunjang kondisi ekonomi yang stabil dan rasa aman karena telah menggunakan kontrasepsi, sebagian wanita menjadi kembali bergairah.
Faktor suasana
Sebagian besar wanita memiliki tantangan tentang suasana saat ingin bermesraan. Kalau banyak gangguan, misalnya dering ponsel atau rengekan si kecil dari kamar sebelah, gairah bisa turun tajam. Tapi, itu bukan harga mati. Jika pasangannya tahu persis bagaimana membuatnya on fire, wanita bisa tak peduli semua gangguan itu untuk sementara.
Faktor fisik
Wanita yang rajin berolahraga, menjaga makanan, serta memiliki gaya hidup sehat, akan lebih mudah bergairah dibanding wanita yang  gaya hidupnya berantakan.
Faktor hormon
Status hormon dalam kondisi normal akan membuat wanita lebih mudah bergairah. Jika ada beberapa hormon yang tidak pada kadar normal, maka wanita jadi malas berhubungan seks. Misalnya, ketika wanita kekurangan hormon testosteron, libidonya jadi berkurang.
Kekurangan hormon tiroid juga membuat wanita malas berhubungan seks. Sementara, kekurangan hormon progesteron akan menyebabkan wanita mengalami masalah psikologis secara umum.
Semua hal di atas perlu diperiksa selama konsultasi dengan dokter. Dokter akan memeriksa keadaan fisik, psikologis, serta kemampuan suami dalam ereksi serta mengontrol ejakulasi, karena bila suami tidak dapat memuaskan istri, akan menurunkan antusiasme dan gairah istri selanjutnya.
Untuk mengatasinya, dokter bisa memberikan sex therapy, tips dan advis untuk seks yang romantis, cara berkomunikasi pasutri yang positif, serta obat-obatan yang diperlukan.

Dr. Andi Sugiarto, SPRM Seksologi Semarang
www.drandi.com

klik http://www.dokterandi.com/2015/05/13/istri-drseks-dokter-andi-sugiarto-semarang-sulit-diajak-cinderung-dingin/

Menua dan Prostat

birahi, cakra tv, desire, disfungsi ereksi, doctor love, dokter cinta, dokter rehab medik, dokter rehabilitasi medik, dokter seks, dokter seksologi, dokter seksual, dokter seksualitas, dokter sex, dr andi, dr andi semarang, dr Andi Sugiarto, dr cinta, dr enjoy, dr love, dr rehabilitasi medik, dr seks, dr seks semarang, ejakulasi dini, erectile dysfunction, erection, ereksi, famous sex doctor, fertilitas, fertility, fluor albus, gairah, genital, hubungan intim, hubungan suami istri, impotensi, indonesian sex doctor, indonesian sexologist, intercourse, kedokteran fisik dan rehabilitasi, kelamin, kepuasan seksual, keputihan, last longer, love, mani, marriage, medical blogger, nafsu, orgasm, orgasme, passion, pasutri, penis, physical medicine, pm&r, rehab, rehab medik indonesia, rehab medik semarang, rehab seks, rehab seksual, rehab sex, rehab your sex life, rehabilitasi, rehabilitasi medik, rehabilitasi seksual, rehabilitation, seks, seksolog indonesia, seksolog semarang, seksologi, seksologi indonesia, seksual, semarang, semarang sex doctor, sex, sex doctor, sex iq, sex rehab, sexual intercourse, sexual rehab, sexual rehabilitation, sexual satisfaction, sperm, sperm sperma, sperma, spkfr, sprm, subur, sugiarto, Tagged andi, tahan lama, vagina

Jawa Pos, Minggu, 29 April 2012

Tanya:
Dr Andi,
saya pria usia 49 tahun, akhir-akhir ini saat berkemih rasanya sering tidak tuntas dan tidak puas, sering bolak-balik ke WC untuk buang air kecil. Apakah ini penyakit prostat, saya khawatir dok. Mohon solusinya, dr Andi. Terimakasih.
(Swd di Purwodadi)

Jawaban dr Andi:
Memang pembesaran prostat sering terjadi pada pria di usia 45-50an. Prostat terletak di bawah kandung kemih, mengelilingi bagian atas uretra (saluran pengeluaran air seni). Jika prostat menjadi terlalu besar maka dapat meregangkan dan mendistorsi uretra dan menghambat aliran urin. Hal ini dapat menyebabkan berbagai masalah kandung kemih. Kelenjar prostat adalah suatu massa jaringan sebesar biji kenari yang terletak di belakang pangkal penis. Fungsinya adalah menambahkan cairan mani yang membawa sperma. Kelenjar ini cenderung membesar volumenya ketika seorang pria mencapai empat puluhan, dan terus tumbuh dengan bertambahnya usia. Pada beberapa pria, pembesaran kelenjar prostat bahkan mencapai lebih dari 7 kali ukuran aslinya. Pembesaran ini bersifat jinak, sehingga disebut hiperplasia prostat jinak (Benign Prostatic Hyperplasia, disingkat BPH).
GEJALA
Gejala awal timbul jika prostat yang membesar mulai menyumbat aliran air kemih.
Pada mulanya, penderita memiliki kesulitan untuk memulai berkemih. Penderita juga merasakan bahwa proses berkemihnya belum tuntas.
Penderita menjadi lebih sering berkemih pada malam hari (nokturia) dan jika berkemih harus mengedan lebih kuat.
Volume dan kekuatan pancaran berkemih juga menjadi berkurang dan pada akhir berkemih air kemih masih menetes.
Akibatnya kandung kemih terisi penuh sehingga terjadi inkontinensia uri (beser).
Pada saat penderita mengedan untuk berkemih, vena-vena kecil pada uretra dan kandung kemih bisa pecah sehingga pada air kemih terdapat darah.
Penyumbatan total menyebabkan penderita tidak dapat berkemih sehingga penderita merasakan kandung kemihnya penuh dan timbul nyeri hebat di perut bagian bawah.
Jika terjadi infeksi kandung kemih, akan timbul rasa terbakar selama berkemih, juga demam.
Air kemih yang tertahan di kandung kemih juga menyebabkan bertambahnya tekanan pada ginjal, tetapi jarang menyebabkan kerusakan ginjal yang menetap.
Pemeriksaan yang dilakukan oleh dokter untuk menilai keparahan keluhan pasien yang menderita pembesaran prostat jinak ini adalah dengan menggunakan sistem skoring yang secara subyektif diisi sendiri oleh pasien. Sistem skoring ini disebut sebagai IPSS (International Prostatic Symptom Score). Dari skoring tersebut maka gejala pembesaran prostat jinak ini dapat dibagi menjadi 3 derajat yaitu ringan, sedang, dan berat. Pemeriksaan lain yang akan dilakukan oleh dokter adalah dengan melakukan pemeriksaan colok dubur pasien yang salah satu fungsinya adalah mengetahui konsistensi prostat yang berguna untuk mengetahui apakah terjadi pembesaran prostat jinak atau ganas. Dokter juga akan melakukan pemeriksaan laboratorium, kadar penanda tumor prostat, foto rontgen, dan pemeriksaan USG melalui anus. Pemeriksaan tambahan lain yang biasanya dilakukan adalah pengukuran jumlah sisa urin dalam kandung kemih setelah kencing dan pengukuran pancaran air seni.
Terapi menggunakan obat-obatan pada pasien pembesaran prostat jinak salah satunya bertujuan untuk mengurangi volume prostat dengan cara menurunkan kadar hormon testosteron. Ekstrak tumbuh-tumbuhan juga dipercaya dapat dipakai untuk memperbaiki gejala pembesaran prostat jinak seperti ekstrak saw palmetto.
Terapi lainnya dan merupakan terbaik pada pasien pembesaran prostat jinak saat ini adalah melalui pembedahan. Pembedahan merupakan terapi paling baik karena hasilnya dapat dilihat dan diketahui dengan cepat. Pembedahan direkomendasikan pada pasien pembesaran prostat jinak yang tidak menunjukkan perbaikan dengan obat-obatan, infeksi saluran kemih berulang, gagal ginjal, dan timbulnya batu saluran kemih akibat sumbatan saluran kemih bagian bawah. Selain pembedahan terbuka, metode lainnya yang sering dipakai adalah dengan metode TURP (Trans Urethral Resection of the Prostate) yaitu jaringan prostat yang menyumbat dibuang melalui sebuah alat yang dimasukkan melalui uretra (saluran kencing).

Dr. Andi Sugiarto, SpRM Seksologi Semarang

www.drandi.com

klik http://www.dokterandi.com/2015/05/12/drseks-dokter-andi-sugiarto-semarang-menua-dan-prostat/

Cara Memulai Olah Raga

birahi, cakra tv, desire, disfungsi ereksi, doctor love, dokter cinta, dokter rehab medik, dokter rehabilitasi medik, dokter seks, dokter seksologi, dokter seksual, dokter seksualitas, dokter sex, dr andi, dr andi semarang, dr Andi Sugiarto, dr cinta, dr enjoy, dr love, dr rehabilitasi medik, dr seks, dr seks semarang, ejakulasi dini, erectile dysfunction, erection, ereksi, famous sex doctor, fertilitas, fertility, fluor albus, gairah, genital, hubungan intim, hubungan suami istri, impotensi, indonesian sex doctor, indonesian sexologist, intercourse, kedokteran fisik dan rehabilitasi, kelamin, kepuasan seksual, keputihan, last longer, love, mani, marriage, medical blogger, nafsu, orgasm, orgasme, passion, pasutri, penis, physical medicine, pm&r, rehab, rehab medik indonesia, rehab medik semarang, rehab seks, rehab seksual, rehab sex, rehab your sex life, rehabilitasi, rehabilitasi medik, rehabilitasi seksual, rehabilitation, seks, seksolog indonesia, seksolog semarang, seksologi, seksologi indonesia, seksual, semarang, semarang sex doctor, sex, sex doctor, sex iq, sex rehab, sexual intercourse, sexual rehab, sexual rehabilitation, sexual satisfaction, sperm, sperm sperma, sperma, spkfr, sprm, subur, sugiarto, Tagged andi, tahan lama, vagina

Jawa Pos Minggu, 19 Peb 2012

Tanya:
Dr Andi,
saya ingin menjaga kesehatan dan stamina sebagai pria dengan olah raga. Tapi seringkali saya sulit dan malas memulainya. Mohon advisnya dok utk tips cara memulai olahraga. Terimakasih.

Jawab dr Andi:
Memang betul, seringkali untuk memulai olah raga itu sangat sulit pada awalnya, tapi bila sudah dimulai, maka jauh lebih mudah untuk melanjutkan secara rutin.
Carilah waktu luang 15 menit untuk memulai. Cobalah untuk memulainya saat ini bila mungkin. Bila tidak bisa sekarang, coba dalam waktu yang sesegera mungkin. Jangan menunda terlalu lama.
Jangan tunggu semangat anda meningkat. Mulailah sesegera mungkin walaupun anda sedang tidak bersemangat. Dengan mulai bergerak dan berolahraga, maka semangat pun akan timbul.
Segera mulai, jangan pasang targetatau harapan yang terlalu muluk. Biarlah anda mulai olahraga dengan santai tanpa target. Jangan jadikan beban, malah rasakanlah olahraga itu sebagai permainan dan menggembirakan hati dan pikiran.
Tidak ada alasan untuk tidak memulai segera. Mulailah dengan jogging di dalam rumah. Bisa juga dengan berlari di tempat. Lakukan 15 menit dulu. Bila mungkin, tanpa henti.
Jangan takut untuk berkeringat. Biasakan dengan keringat yang mengalir di tubuh dan pakaian anda.
Bila anda sudah memulai 2-3 hari berolah raga, baru boleh untuk mentargetkan jadwal latihan anda, misalnya seminggu 3-5 kali @30-45 menit. Juga boleh mentargetkan goal/ tujuan anda, misalnya ingin jadi lebih langsing, ingin berotot, dan ingin meningkatkan kebugaran seksual anda.
Pelihara semangat anda. Jangan banyak berpikir untuk segera memulai latihan. Jangan pikirkan, “wah, nanti kalo saya latihan, siangnya akan capek, ngantuk, dll”. Bila anda sudah mulai berkeringat, baru pikirkan urusan nanti siang atau malam.
Itu tips praktis, langsung saja dikerjakan. Semoga tetap sehat dan bugar dan tambah bergairah!

Dr. Andi Sugiarto, SpRM Seksologi Semarang

www.drandi.com

klik http://www.dokterandi.com/2015/05/11/drseks-dokter-andi-sugiarto-semarang-cara-memulai-olah-raga/

Sperma Encer dan Sedikit

birahi, cakra tv, desire, disfungsi ereksi, doctor love, dokter cinta, dokter rehab medik, dokter rehabilitasi medik, dokter seks, dokter seksologi, dokter seksual, dokter seksualitas, dokter sex, dr andi, dr andi semarang, dr Andi Sugiarto, dr cinta, dr enjoy, dr love, dr rehabilitasi medik, dr seks, dr seks semarang, ejakulasi dini, erectile dysfunction, erection, ereksi, famous sex doctor, fertilitas, fertility, fluor albus, gairah, genital, hubungan intim, hubungan suami istri, impotensi, indonesian sex doctor, indonesian sexologist, intercourse, kedokteran fisik dan rehabilitasi, kelamin, kepuasan seksual, keputihan, last longer, love, mani, marriage, medical blogger, nafsu, orgasm, orgasme, passion, pasutri, penis, physical medicine, pm&r, rehab, rehab medik indonesia, rehab medik semarang, rehab seks, rehab seksual, rehab sex, rehab your sex life, rehabilitasi, rehabilitasi medik, rehabilitasi seksual, rehabilitation, seks, seksolog indonesia, seksolog semarang, seksologi, seksologi indonesia, seksual, semarang, semarang sex doctor, sex, sex doctor, sex iq, sex rehab, sexual intercourse, sexual rehab, sexual rehabilitation, sexual satisfaction, sperm, sperm sperma, sperma, spkfr, sprm, subur, sugiarto, Tagged andi, tahan lama, vagina

Jawa Pos Minggu, 25 Maret 2012
Tanya Dr Andi,
Saya seorang pria usia 42 tahun. Sudah 4 bulan ini saya merasa sperma saya saat keluar jumlahnya semakin sedikit dan encer.  Istri saya juga merasakan hal itu. Selain itu ereksi saya tidak sekeras dulu. Itu mengurangi kepuasan kami dalam berhubungan suami istri. Bagaimana agar bisa lebih banyak, dan kepuasannya lebih meningkat.  Terimakasih dok.
(S di Smg)

Jawab:
Bpk S di Smg, sebetulnya istilah sperma encer hanya istilah orang awam. Pengertian dalam analisa sperma meliputi jumlah atau konsentrasi, gerakan dan bentuk. Kemungkinan yang dimaksud sperma encer adalah jumlah atau konsentrasi sperma dalam semen.
Konsentrasi sperma dapat dipengaruhi oleh suhu testis, seperti celana ketat, bekerja di ruang panas atau mengalami kelainan varises skrotum (varikokel). Untuk itu hindari hal-hal di atas dan periksakan dengan dokter agar dapat mengetahui penyebabnya.
Volume sperma yang normal adalah 2-5 ml dalam sekali ejakulasi. Jadi ada batas normalnya. Cairan sperma (seminal fluid) sebagian besar berasal dari produksi kelenjar seks pria yaitu, kelenjar vesika seminalis dan kelenjar prostat.
Jika didapatkan volume kurang dari 2 mL dalam setiap pemeriksaan sperma, kemungkinan itu disebabkan dua kelenjar tersebut bermasalah atau suasana ejakulasi yang kurang memenuhi syarat.
Kelenjar vesika seminalis maupun prostat yang ukurannya kecil akan menghasilkan produk relatif sedikit. Atau, kelenjar tersebut mengalami pembuntuan saluran. Misalnya, infeksi. Faktor lainnya, rangsangan pada saat  ejakulasi kurang memenuhi syarat sehingga volume sperma kurang banyak. Bisa juga karena ereksi yang kurang keras, sehingga kenikmatan dan kepuasannya juga berkurang.
Untuk bisa menambah jumlah sperma, perbaiki pola nutrisi agar banyak makan ikan laut, serta banyak makan yang mengandung unsur Zinc, misalnya brokoli, strawberry, seafood. Juga olahraga teratur 3-5 kali seminggu.
Penyebab ereksi yang kurang keras bisa dari: 1. Diabetes melitus/ kencing manis, 2. Tekanan darah tinggi, 3. Kadar hormon testosteron yang berkurang, 4. Faktor psikologis misalnya stres di pekerjaan dan rumah tangga, 5. Kadar kolesterol yang meningkat, 6. Kurangnya aktivitas fisik dan olah raga, 7. Diet yang kurang seimbang, kurang protein dalam ikan, seafood, 8. Obesitas atau kegemukan, 9. Penyakit jantung, ginjal, liver yang menahun.
Untuk bisa meningkatkan kualitas ereksi, coba berkonsultasi dengan dokter, agar penyebabnya diketahui sehingga bisa diatasi penyebabnya.

Dr. Andi Sugiarto, SpRM Seksologi Semarang

www.drandi.com

klik http://www.dokterandi.com/2015/05/11/drseks-dokter-andi-suhiarto-semarang-sperma-encer-dan-sedikit/

Lemah Syahwat Hati Menanggis

birahi, cakra tv, desire, disfungsi ereksi, doctor love, dokter cinta, dokter rehab medik, dokter rehabilitasi medik, dokter seks, dokter seksologi, dokter seksual, dokter seksualitas, dokter sex, dr andi, dr andi semarang, dr Andi Sugiarto, dr cinta, dr enjoy, dr love, dr rehabilitasi medik, dr seks, dr seks semarang, ejakulasi dini, erectile dysfunction, erection, ereksi, famous sex doctor, fertilitas, fertility, fluor albus, gairah, genital, hubungan intim, hubungan suami istri, impotensi, indonesian sex doctor, indonesian sexologist, intercourse, kedokteran fisik dan rehabilitasi, kelamin, kepuasan seksual, keputihan, last longer, love, mani, marriage, medical blogger, nafsu, orgasm, orgasme, passion, pasutri, penis, physical medicine, pm&r, rehab, rehab medik indonesia, rehab medik semarang, rehab seks, rehab seksual, rehab sex, rehab your sex life, rehabilitasi, rehabilitasi medik, rehabilitasi seksual, rehabilitation, seks, seksolog indonesia, seksolog semarang, seksologi, seksologi indonesia, seksual, semarang, semarang sex doctor, sex, sex doctor, sex iq, sex rehab, sexual intercourse, sexual rehab, sexual rehabilitation, sexual satisfaction, sperm, sperm sperma, sperma, spkfr, sprm, subur, sugiarto, Tagged andi, tahan lama, vagina

Jawa Pos Minggu, 29 Januari 2012
Dr Andi,
saya seorang pria usia 41 tahun, selama 3 bulan terakhir ini saya merasa kurang bergairah dan kurang dapat memuaskan istri, dalam arti kurang keras dan tidak bisa bertahan lama. Untuk bisa ereksi, perlu waktu lama, kira-kira setengah jam baru bisa. Setelah itu pun sering kali sudah ‘tertidur’ lagi sebelum menunaikan tugas sebagai suami. Padahal saya sering olah raga lari pagi, tennis dan renang secara rutin. memang saya punya penyakit darah tinggi, dan setiap hari minum obat tensi. Saya ingin coba minum jamu dan obat kuat tapi tidak berani karena takut efek sampingnya. Apa saya bisa disembuhkan dok, bagaimana caranya. Terimakasih.
dari: ST di Smg.

Jawaban dr Andi Sugiarto:
Memang ini problem yang akhir-akhir ini banyak diderita oleh pria usia 40-50 tahun. Disfungsi ereksi ialah ketidak mampuan seorang pria untuk mencapai ereksi dan/atau mempertahankan ereksi itu sampai tercapai hubungan seksual yang memuaskan kedua pihak. Jadi ini berarti bahwa bisa saja seorang pria tidak bisa ereksi sama sekali, ataupun bisa ereksi pada awalnya, tapi sebelum hubungan seksual itu selesai, ereksinya sudah layu atau turun. Atau bisa juga bisa ereksi tapi kurang keras. kalau sudah begini, biasanya ejakulasi pun menjadi cepat dan kurang terkontrol, sehingga sang istri belum mencapai klimaks yang diinginkan tapi suami sudah ejakulasi.
Disfungsi ereksi bisa disebabkan oleh penyakit yang mendasari dan juga ditunjang oleh gaya hidup yang kurang aktif, serta tekanan psikologis yang timbul dalam pekerjaan, kehidupan suami istri, atau di lingkungan sosial.
Penyakit darah tinggi atau hipertensi ditandai dengan tensi 140/90 atau lebih. Ini akan menyebabkan pembuluh darah di penis yang menyerupai anyaman halus akan mengalami tekanan yang tinggi, sehingga akibatnya katup-katup di pembuluh vena akan mudah mengalami kebocoran (venous leakage). Juga pembuluh darah lebih mudah mengalami pengerasan pada dindingnya (aterosklerosis). Ini mengakibatkan penis tidak bisa membesar secara maksimal dan tidak bisa keras.
Penyakit kencing manis atau diabetes melitus ditandai dengan sering kencing, dan mudah lapar dan haus. Ini diakibatkan karena zat gula/ glukosa di dalam darah tidak bisa dimanfaatkan atau tidak bisa masuk kedalam sel. Padahal sel tubuh membutuhkan glukosa untuk energinya. Jadi kadar gula dalam pembuluh darah meninggi, tapi sel tubuh kita mengalami kelaparan. Ini membuat banyak gangguan. Bila terjadi dalam sel saraf, akan terjadi neuropati diabetik yang artinya saraf dalam tubuh tidak menghantarkan impuls atau sinyal secara baik. Sering terjadi saraf tepi pada tungkai mengalami gangguan, sehingga kaki terasa tebal, gringgingen/ kesemutan, sampai tidak terasa sama sekali/ baal. Pada saraf tepi yang mempersarafi daerah kelamin, hantaran impuls juga akan menurun sehingga ereksi juga akan sulit terjadi.
Penyakit yang lain adalah tingginya kadar kolesterol dan trigliserid. Ini akan mengakibatkan pembuluh darah mudah tersumbat oleh timbunan lemak. LDL kolesterol merupakan lemak yang ‘jahat’, harus dilawan dengan tingginya kadar HDL kolesterol yang merupakan lemak yang ‘baik’. HDL bisa dinaikkan bila kita banyak makan ikan laut, dan omega 3, 6 dan 9.
Tekanan psikologis juga bisa menyebabkan disfungsi ereksi yang tergantung keadaan dan siapa yang dihadapi. Maksudnya, bisa saja menghadapi istrinya yang galak, sang suami mengalami disfungsi ereksi, tapi bila menghadapi pacar gelapnya, sang suami sangat perkasa. Ini hanya sebagai ilustrasi yang ekstrem. dulu dianggap semua disfungsi ereksi disebabkan gangguan psikologis, tapi sekarang ternyata diketahui bahwa penyebab dari faktor psikologis hanyalah sekitar 20-25% saja.
Kadar hormon testosteron yang menurun juga bisa mengakibatkan disfungsi ereksi. Hormon testosteron berfungsi menjaga kinerja fungsi seksual dengan memperbaiki kerusakan pada daerah genital. Selain itu juga dapat memperbaiki peredaran darah di daerah organ vital.
Bila mengalami disfungsi ereksi, bapak perlu berkonsultasi dengan dokter. dokter mungkin menyarankan untuk memeriksakan darah ke laboratorium seperti: kadar gula darah puasa dan 2 jam setelah makan, profil lipid darah, kadar hormon testosteron, growth hormon.
Setelah diperiksa dan diketahui penyebab disfungsi ereksinya, maka dokter bisa jadi akan memberikan obat erektogenik dan juga obat bagi penyakit penyebabnya. obat erektogenik misalnya obat golongan sildenafil, vardenafil, dan tadalafil yang diminum secara oral. Ketiga obat ini sebetulnya aman, hanya perlu diketahui tidak boleh ada interaksi dengan obat nitrat yang berfungsi utk mengobati penyakit jantung koroner. Jadi pasien penyakit jantung yang minum obat golongan nitrat dilarang minum obat ini bersamaan dengan ketiga obat tersebut.
Obat utama untuk penyakit kencing manis, hipertensi dan lain2 tentunya harus diminum rutin dan jangka panjang.

Dr. Andi Sugiarto, SpRM Seksologi Semarang

www.drandi.com

klik http://www.dokterandi.com/2015/05/09/drseks-dokter-andi-semarang-lemah-syahwat-hati-menanggis/